Published On: Wed, Feb 22nd, 2017

Pemasaran Andalkan Kepercayaan

BERITABENAR-MENGAPA usaha ini harus telaten? ketika cuaca yang tak menentu ini dalam penjemuran harus telaten. Kadang panas kadang hujan itu akan menambah tenaga lebih. Penjemuran yang dilakukan pada sebuah seng yang dialasi daun waru untuk pecetakan rengginan. Jika tiba-tiba hujan angkat seng yang banyak untuk dijadikan satu tempat untuk segera ditutup akan menambah tenaga dan hasil produksi yang kurang. “Kalau cuaca tak menentu begini akan semakin capek. Produksi yang dihasilkan juga tidak seberapa, sehingga pintar-pintarnya cara pengusaha rengginan dalam memproduksi,” ceritanya sambil tertawa.

Menurut Supini, tidak perlu dengan cara pemasaran. Dengan mengutamakan rasa dan mutu rengginan, dengan mudah rengginan akan selalu dicari konsumen. Pemasaran rengginan Supini sudah menjelajah dari seluruh Jawa, Bali, Sumatera, hingga Kalimantan. “Dulu hanya dari mulut ke mulut. Namun ada juga yang dari pembeli jauh sengaja mampir kemudian minta nomor telepon hingga meminta langsung untuk dikirim. Awalnya para konsumen hanya sekadar coba-coba namun banyak yang menjadi langganan pada akhirnya,” tambahnya. Pemasaran mengandalkan kepercayaan.

Untuk promosi memanfaatkan media sosial ataupun bloger malah belum digunakan. Permintaan rengginan secara langsung sudah terlalu melampui batas. “Kalau lewat online belum pernah. Kalau kirim jauh biasanya menggunakan jasa pengiriman dan dititipkan pada armada travel. Untuk tetap menjaga kualitas rengginan, dalam kemasan kirim rengginan dimasukan ke dalam blek atau toples yang berasal dari seng,” jelas Wiyang-ga Rona Saputra, putra Supini yang membantu sehari-hari.

Menurut dari para pekerja, ini bisa membantu perekonomian bagi warga sekitar dan beberapa sebagian keluarga yang ikut membantu usaha ini. Selain produksi rengginang per hari mencapai angka yang fantastis, Supini juga sering dititipi kue kering dan krupuk mentah dari beberapa warga sekitar. “Selain membantu perekonomian keluarga saya, tempat bekerja ini juga tidak jauh dari rumah” jelas Siti Rodiyah, salah seorang karyawan, (cl/ziz)