Published On: Wed, Feb 17th, 2016

Pemerintah Gelontorkan Uang 1,9 Triliun Khusus Untuk Densus 88

yohanes chandra ekajaya

Detasemen Khusus (Densus) 88 kini mendapatkan dana senilai Rp1,9 triliun yag telah disetujui oleh Presiden Indonesia. Dana yang terbilang besar itu sengaja digelontorkan untuk memperkuat Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.

Uang itu juga diklaim nantnya akan digunakan sebagai peningkatan kemampuan personel Densus. Bahkan dana besar itu sudah di setujui oleh Presiden Joko Widodo.

“Memang kita sepakat dan saya sudah lapor bapak Presiden dan tadi lapor kepada Wakil Presiden,” kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan di Kantor Wakil Presiden, Seperti yang Berita Benar kutip dari Metrotv, Rabu (17 Februari 2016).

Terlepas dari itu, Pemerintah juga akan mengkaji besaran remunerasi anggota Densus 88. Remunerasi diharapkan jadi vitamin bagi personel Densus. Banyak anggota Densus yang tinggal jauh dari keluarga lantaran harus bertugas memburu teroris dalam jangka waktu yang relatif lama.

“Hal ini sudah sepantasnya didapatkan mereka,”ujar Luhut.

Bukan hanya Detasemen Khusus (Densus) 88, Pemerintah juga akan memperbaiki satuan-satuan khusus yang dimiliki Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dengan perbaikan ini diharapkan satuan khusus dari TNI ini dapat membantu Polri dalam menangani ancaman terorisme jika terjadi di beberapa tempat sekaligus.

“Kita hanya berusaha menyiapkannya saja,”kata Luhut.

Luhut Binsar yang dulu sempat menduduki sebagai Staf Kepresidenan ini menegaskan pemerintah akan mengusulkan dana tersebut untuk dialokasikan di APBN Perubahan. Menurut Luhut, usulan tersebut akan dibahas bersama DPR tak akan lama lagi.

“Kita juga nanti akan mengusulkan untuk APBN, mudah-mudahn bisa bulan depan,”ujar Luhut.