Published On: Tue, Nov 3rd, 2015

Pemerintah Jangan Menyembunyikan Dalang Pembakaran Hutan

Dalang dibalik pembakaran hutan yang terjadi di beberapa titik di Indonesia hiangga saat ini masih dalam penyelidikan. Hingga saat ini Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat masih menunggu pengumuman pemerintah terkait perusahaan-perusahaan yang menajdi dalang dari kebakaran hutan, jika barang bukti sudah lengkap.

Seperti yang Berita Benar lansir dari CNN Indonesia,Saleh Partaonan Daulay selaku Ketua Komisi VII DPR mengatakan bahwa berita siapa saja pelaku pembakaran hutan harus diumumkan ditengah masyarakat agar nantinya masyarakat juga bisa mengawal proses penyelidikan tersebut.

“Jika alasan pengumuman tersebut karena belum selesainya penyelidikan dan masih banyak dibutuhkan fakta-fakta hukum, tapi jika tanda bukti semua sudah lengkap kami mendesak agar segera diumumkan,”tegas Saleh.

Komisi VII DPR yang bekerja pada bidang sosial akan mengadakan rapat dengan Gubernur Sumatera Selatan hari ini (03 November 2015). Mengenai rapat hari ini akan membahas yang berkaitan dengan kebakaran lahan dan hutan serta bencana kabut asap.

Selain itu, Saleh dan pihaknya akan menanyakan perihal langkah-langkah pemadaman yang dilakuakn, penanganan korban asap, koordinasi penanganan kebakaran lahan dan hutan, persediaan bantuan bencana, perizinan pembukaan lahan, dan persiapan menghadapi musibah banjir yang diperkirakan bakal terjadi dalam satu atau dua bulan ke depan.

Sebelumnya, Komisi VII DPR juga telah menggelar rapat dengan BPNPB dan Kapolda Sumatera Selatan mengenai permasalahan kebakaran hutan tersebut. Didalam rapat itu, Iza Padri selaku Kapolda Sumsel Irjen Pol dan Komisi VII juga menanyakan langsung langkah-langkah penegakan hukum yang sudah dilakukan.

Dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan, Kapolda memberitahukan bahwa hingga saat ini baru ada tiga perusahaan yang didakwa sebagai dalang dari pembakaran hutan dan semuanya akan segera diproses sesuai dengan aturan hukum. Bukan hanya tiga, masih banyak perusahaan lainnya yang masih diselidiki. Semua tinggal menunggu barang bukti, dan setelah itu akan segera diamankan.

“Untuk menyelidiki siapa saja perusahaan yang terlibat pada pembakaran hutan itu tidak mudah, karena barang bukti keterlibatan pihak swasta sulit untuk didapatkan,”ujar Kapolda.

Ironisnya, ternyata ada modus baru dimana ada orang yang sudah menyatakan dirinya melakukan pembakaran, lalu menuduh sejumlah perusahaan tertentu sebagai pihak yang bertanggung jawab.