Published On: Fri, Apr 8th, 2016

Penderita HIV/AIDS di Jambi Tekan Angka 1.349 Jiwa

kampanye-aids-_140116141119-360

Kabar mengejutkan datang dari Provinsi Jambi, dari tahun 1999 hingga 2015 jumlah penderita HIV/AIDS di Jambi sudah mencapai angka 1.349 orang, data tersebut menyebutkan ada 213 jiwa di antaranya meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

“Sebanyak ini jumlah total yang mengidap HIV ada sebanyak 788 orang, dan AIDS mencapai 561 orang, di antaranya sebanyak 213 penderita meninggal dunia,” kata Ferdi selaku Manager Program Komisi Penanggulangan, seperti yang Berita Benar lansir dari Republika, Jumat (8 April 2016).

Berbagai upaya kini dilakukan untuk menekan angka HIV/AIDS diantaranya yaitu dengan melakukan berbagai pertemuan dengan pihak terkait sebagai cara untuk mencegah adanya penyebaran penyakit tersebut. Ferdi juga mengungkapkan pada satu malam tercatat sedikitnya ada 1.300 orang di Jambi yang melakukan hubungan seks dan berdampak beresiko tertular oleh virus HIV/AIDS itu.

“Estimasi analisis dari penelitian kami tahun 2009 dalam satu malam setidaknya 1.300 orang di Jambi berhubungan seks berisiko, itu tahun 2009 ya. Mungkin tahun 2015 sudah meningkat,” ungkapnya.

Dari angka 1.300 itu ada 80 persen diantaranya akan beresiko tertular. Apalagi melihat perkembangan penduduk di Jambi yang kini kebanyakan pendatang (urbanisasi) datang dari luar daerah Jambi, sehingga hal itu tidak bisa terhindar. Bahkan, setelah ditutupnya dua lokasi bisnis prostitusi di Jambi, justru merubah pola membuat praktik seks tertutup di Provinsi tersebut.

“Praktik tertutup inilah justru yang berbahaya karena dengan begitu maka penjangkauan intervensi kampanye penggunaan pencegahan virus HIV/AIDS menjadi sulit,” jelas Ferdi.