Published On: Thu, May 12th, 2016

Perkumpulan Wanita Beraliran Sesat Resahkan Warga Depok

180400_bentrok-isu-aliran-sesat-di-bireun--aceh_663_382

Penduduk Kampung Sawah, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat melaporkan adanya aktivitas salah satu rumah warga yang terlihat mencurigakan kepada TNI dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok.

Penduduk sekitar yang berada di sekitar rumah tersebut mengaku resah dengan kelompok yang berbasis keagamaan tersebut. Mereka menduga mereka merupakan penganut aliran sesat.

Kelompok itu sering melakukan ritual di malam hari pada sebuah rumah di lingkungan RT 02/03. Ketua RT lingkungan tersebut, Dayat mengungkapkan bahwa sejak rumah itu dijadikan tempat berkumpul, tak sedikit juga warga yang berada di lingkungan tersebut ikut bergabung mengikuti aktivitas di rumah tersebut, namun akhirnya mereka kembali bertobat.

“Biasanya ritual dilakukan malam hari. Jumlah jemaahnya banyak, puluhan. Kebanyakan wanita. Ada beberapa warga saya yang gabung kesana. Beberapa di antaranya sudah sadar,” kata Dayat, dikutip dari Vivanews, Kamis (12 Mei 2016).

Dayat menuturkan kecurigaan warga mulai muncul ketika adanya peraturan yang memperbolehkan jamaahnya untuk tidak melakukan ibadah solat lima waktu dan puasa.

Dayat juga mengantongi nama aliran yang diduga sesat itu. Kelompok itu menamainya sebagai kelompok Amanat Keagungan Ilahi (AKI) yang berada di bawah pimpinan seorang pria bernama Edi.

“Pelaku sekarang sudah ngumpet. Tapi kadang suka nongol. Kita sih berharap kasus ini segera ditindaklanjuti pihak berwajib. Jangan sampai ada korban lagi lah. Warga sudah lama resah. Khawatir main hakim sendiri,” ujar Dayat.

Ternyata dugaan Dayat dan warga setempat dibenarkan oleh Lurah Jatimulya, Pairin. Beliau menyatakan bahwa kini pihaknya akan terus memantau dan mengawasi gerak-gerik dari kelompok tersebut.

“Sudah saya laporkan ke pihak berwajib, dalam hal ini polisi dan TNI. Ke MUI juga sudah saya koordinasikan. Ini tentu sangat meresahkan. Bahaya jika dibiarkan,” kata dia.