Published On: Fri, Nov 13th, 2015

Pintu Angkutan Umum Terbuka Saat Beroprasi? Siap-siap Terkena Denda 250 Ribu!

Bagi para warga DKI Jakarta, pastinya sudah tidak asing lagi dengan kawanan angkot yang beroprasi secara tidak tertib dan membahayakan. Untuk mengatur itu semua, kali ini Ditlantas Polda Metro Jaya melalui petugas Subdit Penegakan Hukum akan memberikan sanksi tegas kepada para pengemudi angkot yang tidak tertib salah satunya membuka pintu penumpang pada saat beroprasi.

AKBP Budiyanto selaku Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya mengungkapkan jika tindakannya kali ini hanya mempertegas aturan yang sudah ada di dalam Pasal 124 ayat 1 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 yang mengatur tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Untuk menegakkan peraturan ini, ia juga menyatakan akan memberikan hukuman berupa penjara 1 bulan atau denda sebanyak Rp. 250 ribu kepada para pengemudi angkutan umum yang membandel. Seperti yang dilansir Berita Benar dari laman Liputan6 (13/11/2015).

Lagipula, saat ini kondisi transportasi umum sudah sangat memperhatikan dengan banyaknya penumpang yang nekat bergelantung di pintu kendaraan. Oleh Oleh karena itu, peraturan kali ini juga demi memberikan kenyamanan dan juga keselamatan bagi para warga Jakarta yang menggunakan transportasi umum untuk menunjang aktifitas kesehariannya.

Budi juga menyatakan jika saat ini pihaknya sudah menggandeng Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk melakukan pengumuman dan juga sosialisasi kepada para supir angkot yang terdapat di terminal dan juga pangkalan. Targetnya, hari senin mendatang para pengemudi sudah mulai menaati peraturan tersebut.

<fjr>