Published On: Wed, Jul 29th, 2015

Ratu Atut Chosiyah Resmi Dipecat Sebagai Gubernur Banten

Melalui Surat Keputusan Presiden Nomor 63/P Tahun 2015, tersangka kasus koruspi suap kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar akhirnya resmi dipecat.

Pemecatan Atut sebelumnya sempat tertunda karena surat pemberhentian yang tidak sah. Dalam surat pemberhentian sebelumnya tersebut, penulisan nama lengkap atut terjadi kesalahan sehingga dianggap tidak sah.

Dengan turunnya surat keputusan ini, proses pengusulan Wakil Gubernur Rano Karno untuk melaju sebagai Gubernur Banten pun dapat segera dilakukan. Seperti yang dikutip dari Antaranews (29/7/2015), Tjahjo Kumolo selaku Mentri Dalam Negri memberikan keterangan “Setelah disetujui Bapak Presiden melalui Mensesneg, baru Keppres (pengangkatan Rano Karno) turun dan pelantikannya nanti diusulkan di Istana Negara oleh Presiden,” ungkapnya.

johannes chandra ekajaya

Selain itu, dalam keterangannya Tjahjo juga menjelaskan jika proses pelantikan Rano Karno menjadi Gubernur Banten akan memakan waktu dua minggu atau lebih tergantung dengan proses pengusulan yang dilakukan oleh DPRD Provinsi Banten.

Karena perbuatan korupsi yang dilakukannya, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pun memvonis Atut dengan hukuman penjara empat tahun sekaligus denda sebesar Rp. 200 juta dengan subsider lima bulan kurungan karena terbukti memberikan suap sebesars Rp. 1 miliar kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar.

<fjr>