Published On: Thu, Feb 23rd, 2017

Ratusan Korban Banjir Bekasi Terserang Penyakit

BERITABENAR- Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Kusnanto Saidi, mengatakan, ratusan korban banjir di Kota Bekasi mulai terserang berbagai penyakit. Mereka terserang penyakit karena selama tiga hari bertahan di lokasi banjir.

Adapun penyakit yang rawan terjadi pada korban banjir adalah gatal-gatal, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan diare.

Kusnanto Saidi menyebutkan, hingga Rabu (22/2) malam, jumlah warga yang terserang penyakit mencapai 764 orang. Rinciannya, penderita gatal-gatal mencapai 426 orang, ISPA mencapai 217 orang dan diare sebanyak 121 orang.

“Warga mulai berobat sejak Selasa (21/2) atau dua hari setelah dilanda banjir,” kata Kusnanto, dilansir jawapos.com, Kamis (23/2/2017).

Menurutnya, ratusan warga itu terserang penyakit karena berada di lingkungan yang kurang bersih atau dekat dengan lokasi banjir.

Sebab mereka lebih memilih bertahan di tempat pengungsian dan di lantai dua rumahnya, dibanding ke rumah kerabat merak yang lebih aman.

Meski jumlah warga yang terserang penyakit cukup banyak, dia memastikan stok obat untuk warga dalam kondisi aman. Mereka telah mendapatkan obat sesuai dengan penyakitnya.

“Untuk stok obat kita tetap aman dan petugas kesehatan juga telah disediakan di tempat pengungsian atau siaga di Puskesmas,” ujar Kusnanto.

Kusnanto mengimbau kepada para pengungsi agar tetap menjaga pola hidup sehat. Sebab kesehatan mereka ditentukan dari perilaku atau sikap selama di pengungsian.

Sementara itu, berdasarkan data BPBD Kota Bekasi, ada sebanyak 1.314 KK yang menjadi korban terdampak banjir di Kota Bekasi. Banjir merendam ribuan rumah di 24 kelurahan dari 10 kecamatan di Kota Bekasi.

Tercatat banjir di Kota Bekasi melanda Kecamatan Jati Asih, Bekasi Selatan, Mustika Jaya, Rawalumbu, Pondok Gede, Bekasi Barat, Pondok Melati, Bekasi Utara, Medan Satria, dan Bantargebang. Sebanyak 14 kompleks perumahan yang padat penduduk juga terendam banjir dengan ketinggian 1,5-2 meter.

Di Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur, banjir merendam Kompleks Dosen IKIP dan Perum Surya Mandala. Sedangkan di Kecamatan Bekasi Selatan, banjir merendam 12 kompleks perumahan.