Published On: Mon, Feb 27th, 2017

Rencana Bangun Infrastruktur Sosial Dunia

BERITABENAR-Visi jangka panjang Mark Zuckerberg untuk Facebook, tertuang dalam manifesto yang diterbitkan Kamis (16/2), sepanjang 5.800 kata. Secara keseluruhan terkadang terdengar seperti panduan sosial utopis dibandingkan dengan rencana bisnis. Mark memulai dengan bertanya, “apakah kita membangun dunia yang kita semua inginkan?”

Zuckerberg berharap jaringan sosial ciptaannya itu dapat mendorong lebih banyak keterlibatan warga, publik yang lebih memiliki informasi dan dukungan komunitas dalam tahun-tahun mendatang, meskipun sebagian besar orang menggunakan Facebook untuk berhubungan dengan teman dan keluarga,.

Facebook sekarang memiliki hampir dua miliar pengguna, lebih banyak dari penduduk negara mana pun.
“Di seluruh dunia ada orang-orang yang tertinggal oleh globalisasi, dan gerakan-gerakan untuk menarik diri dari koneksi global,” tulis Zuckerberg, yang * mendirikan Facebook di kamar asrama Harvard tahun 2004.

“Pada saat-saat seperti ini, hal terpenting yang dapat kami lakukan di Facebook adalah mengembangkan infrastruktur sosial untuk memberikan orang-orang kekuatan untuk membangun komunitas global yang sesuai untuk kita semua,” tegasnya.

Zuckerberg, 32, mengatakan, dia masih sangat yakin bahwa semakin banyak keterhubungan adalah arah yang benar untuk dunia.
Terasing danTCesepian Di balik itu, dengan semakin banyak orang terhubung di Facebook, maka perusahaannya akan memiliki lebih banyak peluang untuk menjual iklan yang membangkitkan sebagian besar pendapatannya, yang mencapai total US$27 miliar tahun lalu. Dan akan mendongkrak harga saham Facebook yang membuat Zuckerberg lebih kaya lagi. Sekarang ini Facebook sudah bernilai sekitar $56 miliar.

Facebook membuat sejumlah orang semakin merasa lebih kesepian dan lebih terisolasi ketika mereka melihat status dan foto yang menggambarkan semangat meluap-luap di jaringan sosial itu. Demikian suara para pengkritik – yang didukung beragam studi.

Facebook juga telah dikecam karena mempolarisasi kekuatan dengan menyebarkan unggahan-unggahan yang mendukung pandangan dan ketertarikan yang sama di antara orang-orang, menciptakan “ruang gema” yang dapat memperkeras opini dan memperluas jurang politik dan budaya.

DUKUNGAN KOMUNITAS

Saat ini, sebagian besar dari 1,86 miliar pengguna Facebook — sekitar 85 persen — tinggal di luar AS dan Kanada. Perusahaan yang berpusat di Menlo Park, California itu memiliki kantor di banyak tempat, dari Amsterdam sampai Jakarta dan Tel Aviv.
Meski dilarang di China, beberapa orang dapat mengakalinya. Hal ini membuat Zuckerberg memiliki pandangan global dari Facebook dan melihat potensi yang melampaui perbatasan, kota dan negara.

Orang-orang sudah menggunakan Facebook untuk berhubungan dengan orang-orang asing yang memiliki penyakit langka yang sama, untuk mengunggah caci-maki politik, untuk berbagi tautan berita (dan terkadang tautan berita palsu).

Facebook juga mendorong para penggunanya untuk ikut dalam pemilu, memberi donasi pada kegiatan amal, menyatakan mereka selamat setelah bencana alam, dan untuk “melakukan siaran langsung.”

Bagi banyak orang, media sosial ini telah menjadi peralatan. Sekitar 1,23 miliar orang menggunkannya setiap hari.
“Dalam 10 tahun terakhir, ” Zuckerberg sebagaimana dilaporkan VoAnews, “Facebook telah fokus untuk menghubungkan teman dan keluarga. Dengan dasar seperti itu, fokus kita berikutnya adalah mengembngkan infrastruktur sosial untuk komunitas -untuk mendukung kita, untuk membuat kita aman, untuk memberi informasi, untuk keterlibatan warga, dan untuk inklusi bagi semua,” tulis Zuckerberg.

dms