Published On: Wed, Apr 20th, 2016

Selain Anggota Densus 88, Lurah Cawas Klaten Juga Ikut Diperiksa Terkait Kematian Siyono

1359216IMG-20160314-125849-HDR780x390

Sidang etik terhadap anggota Densus 88 masih bergulir. Demi menemukan titik terang, Divisi Profesi dan Pengamanan Mabes Polri juga memanggil Lurah Cawas Klaten untuk diperiksa lebih lanjut untuk mendapatkan keterangan. Sidang kali ini merupakan sidang lanjutan setelah persidangan dua anggota Densus 88 yang dinilai lalai dalam menjalankan tugasnya.

Menurut Kombes Rikwanto selaku Juru Bicara Humas Mabes Polri menyatakan jika sidang yang digelar kali ini akan membahas soal kronologi penangkapan Siyono. Tidak hanya itu, Lurah tersebut juga akan dimintai kesaksian mengenai apa yang dilakukan oleh petugas Densus 88 terhadap Siyono.

Selain Lurah Cawas Klaten, Divisi Profesi dan Pengamanan Mabes Polri juga memanggil perwakilan dari keluarga Siyono yaitu orangtua dan kakak kandungnya. Nantinya, pihak dari keluarga Siyono tersebut diminta untuk membeberkan berbagai keterangan demi menuntaskan kasus kematian Siyono.

Dengan hadirnya pihak keluarga dan juga Lurah Cawas Klaten di persidangan, Kombes Rikwanto berharap jika kasus ini bisa mulai mulai menemukan titik terang minggu depan. Seperti yang dilansir Berita Benar dari laman Tribunnews (20/4/2016).

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, pihak Kepolisian Negara Indonesia menjalankan sidang tertutup terhadap anggota Densus 88 terkait dugaan kesalahan prosedur saat penangkapan terduga teroris Siyono. Menurut Polisi, Siyono tewas karena kelelahan saat melawan petugas. Namun fakta lain dibeberkan oleh Komnas HAM dimana mereka menemukan berbagai luka fatal di beberapa bagian tubuh Siyono ketika jenazah di autopsi ulang.