Published On: Wed, May 11th, 2016

Sistem 3 In 1 Siap Dihapus Dishubtrans DKI Jakarta

sistem-3-in-1-akan-dihapuskan-setuju-kah-kamu_1459442207-b

Sistem 3 in 1 yang dibangun era pemerintahan Sutiyoso sudah dianggap tidak efektif lagi untuk mengatasi kemacetan di Jakarta. Oleh karena itu, Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta berencana akan menghapus aturan tersebut setelah masa uji coba kedua berakhir.

Informasi tersebut diungkapkan langsung oleh Andri Yansah selaku Kepala Dishubtrans DKI Jakarta. Menurutnya aturan tersebut tidak memberikan dampak positif sama sekali terhadap lalu lintas ibukota. Sistem jalan berbayar elektronik atau yang lebih dikenal dengan ERP dinilai lebih jitu untuk mengatasi kemacetan di Jakarta.

Setelah sistem 3 in 1 dihapus, pihak Dishubtrans DKI akan lebih fokus menerapkan sistem ERP di jalan protokol Jakarta. Bahkan Andri menjamin jika implementasi sistem berbasis teknologi tersebut akan lebih dipercepat. Seperti yang dialnsir Indogamers dari laman Vivanews (11/5/2016).

Selain pengimplementasian sistem ERP, untuk mengurai kemacetan di DKI Jakarta berbagai moda transportasi baru pun sudah mulai dipersiapkan salah satunya adalah MRT Jakarta. Proyek yang dibangun sejak tahun 2013 ini nantinya akna melayani berbagai rute seperti Lebak Bulus – Bundaran HI, Bundaran HI – Kampung Bandan, dan Jalur Barat – Timur.

Warga Jakarta berharap jika nantinya MRT menjadi moda transportasi idaman agar para pengguna kendaraan pribadi bisa beralih ke transportasi umum. Projek MRT tahap I diharapkan bisa dinikmati warga Jakarta pada tahun 2017 mendatang.