Published On: Fri, Apr 22nd, 2016

Siyono Dipastikan Tewas Ditangan Densus 88

361826_620

Teka-teki kematian terduga teroris Siyono lambat laun mulai terungkap. Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, terungkap jika kedua anggota Densus 88 yang menangani Siyono melakukan pemukulan sehingga sang terduga teroris tersebut pun tewas.

Fakta tersebut diungkap langsung oleh Badrodin Haiti selaku Kepala kepiliian Republik Indonesia. Ia mengatakan jika salah satu anggota Densus 88 menghantam dada Siyono dengan lutut saat proses enangkapan. Padahal sebelumnya, ia menyatakan jika Siyono tewas kelelahan karena melawan petugas.

“Setelah di-kroscek, anggota kami mengakui menendang dengan lutut mengenai dada. Perkelahian tidak bisa dihindari. Akhirnya, Siyono bisa dilumpuhkan. Persoalannya begitu dibawa ke RS Bhayangkara di Yogya, Siyono sudah meninggal,” ungkap Badrodin Haiti seperti yang dikutip Berita Benar dari laman Kompas (22/4/2016).

Fakta yang diungkap Kapolri kali ini senada dengan temuan Komnas HAM saat mengautopsi ulang jenazah Siyono. Menurut Siane indriani selaku Komisioner dari Komnas HAM, Siyono tewas karena adanya serangan hebat yang mematahkan tulang dada Siyono hampir mengenai jantung. Menurutnya, luka fatal itulah yang membuat Siyono meninggal dunia.

Selain itu, hasil autopsi yang dilakukan Komnas HAM bersma PP Muhamadiyah juga tidak berhasil menemukan luka-luka yang menunjukkan jika Siyono melawan saat di tangkap. Tidak hanya itu, Komnas HAM juga menemukan luka benturan keras yang terdapat di bagian kepala Siyono.