Published On: Wed, Nov 18th, 2015

Stadion Nasional Prancis Menjadi Sasaran Tembak Teroris, Presiden Prancis Selamat

Jumat, 13 November 2015 dunia dihebohkan dengan serangan bombardir di Paris,Prancis. Serangan teroris langsung mengepung enam lokasi berbeda itu banyak menelan korban, lebih dari 130 orang tewas dan selebihnya mengalami luka-luka akibat pukulan berat dari para teroris.

Stade de France (stadion nasional Prancis) menjadi salah satu sasaran serangan teroris. Ketika itu stadion sedang menggelar pertandingan persahabatan antara Prancis melawan Jerman. Di dalam stadion itu, ada Presiden Prancis Francois Hollande yang sedang asyik menonton laga tersebut.

Untungnya serangan yang dilayangkan ke Stade de France tidak memakan korban banyak. Salah satu pelaku bom bunuh diri padahal memiliki tiket laga Prancis melawan Jerman dan berniat masuk ke Stade de France 15 menit setelah pertandingan berlangsung.

Seperti yang dilansir Berita Benar dari Wall Street Journal, kronologis kejadian itu berawal saat sang boomber ingin masuk ke Stade de France, tapi usahanya pupus setelah petugas keamanan yang berjaga melarangnya masuk di pintu Gate J.

Pelaku itu memegang tiket pertandingan, tapi karena petugas mengendus bau material berbahaya didalam rompinya, petugas langsung sigap melarangnya masuk. pelaku langsung berbalik arah dan langsung meledakkan diri sebelum ditangkap.

Setelah ledakan bom bunuh diri itu, kemudian bom susulan datang di sekitar Stade de France yang mana salah satunya terjadi di restoran cepat saji yang menewaskan seorang warga.