Published On: Mon, Feb 20th, 2017

Sulteng Tagih Hak Partisipatif Migas

BERITABENAR.COM-Gubernur Sulawesi Tengah Longki Fjanggola dan Bupati Banggai Herwin Yatim menemui Menteri ESDM Ignasius Jonan untuk memperjuangkan hak partisipasi pengelolaan minyak dan gas bumi bagi Sulawesi Tengah.

Pada pertemun yang dilakukan akhir pekan lallu, Gubernur Longki memaparkan kondisi pertumbuhan investasi pertambangan mineral, minyak dan gas Sulteng. Longki menyampaikan bahwa sektor migas dapat mengdongkrak pertumbuhan ekonomi daerah dan menyediakan lapangan kerja.

Meski begitu Longki tetap mendesak agar Kementerian ESDM mendukung Pemprov Sulteng dan Pemkab Banggai untuk mendapatkan hak partisipatif sebesar 10 persen dari sejumlah perusahaan pertambangan migas yang beroperasi di Kabupaten Banggai.

“Alhamdulilah, Menteri ESDM sangat apresiatif atas semua laporan dan usulan dari Pemerintah Provinsi Sulteng dan Pemerintah Kabupaten Banggai,” kata Longki.

Kepala daerah yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Sulteng ini pun melaporkan perkembangan masalah penertiban Izin Usaha Pertambangan berdasarkan koordinasi dan supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi.

Secara khusus, Longki menyampaikan soal masalah tumpang tindih lahan bekas penciutan PT. Vale Indonesia, soal lahan FE Citra Palu Mineral dan PT. Sulawesi Mining Investment “Kementerian ESDM sejak awal mendukung upaya kita menertibkan IUP yang tumpang tindih itu. Meski kita kemudian menuai gugatan dari beberapa perusahaan,” kata dia.

Ia menambahkan Menteri Jonan memberi perhatian atas laporan masalah blokTiaka yang belum beroperasi hingga kini.

‘Terkait masalah permintaan kita atas hak partisipatif sebesar 10 persen dari perusahaan pertambangan minyak dan gas, yakni Blok Matindok, Blok Senoro dan Tiaka, insya Allah dalam waktu tidak lama lagi akan dipenuhi,” jelas Mantan Bupati Parigi Moutong dua periode ini. (ant)