Published On: Mon, Jan 11th, 2016

Supir Bus Seludupkan Narkoba Senilai Rp 4 Miliar

Sebanyak 1.005 butir pil ekstasi kembali diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba Polda Banten yang akan diseludupkan ke Jakarta. Barang terlarang itu datang langsung dari Sumatera senilai Rp 4 Miliar.

Kombespol Miyanto selaku Direktur Satuan Reserse Narkoba Polda Banten mengungkapkan bahwa kasus penyudupan narkoba itu berawal dari Satuan Reserse Narkoba Polda Banten melakukan pengembangan sejak dua bulan lalu.

Penyeludupan itu dilakukan dengan via bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Putra Pelangi jurusan Medan-Jakarta.

“Tersangka menyampaikan bahwa semua baarang yang datang dari Sumatera itu akan di bawa ke Rawamangun, Jakarta dan Bogor. Nanti ditempat tujuan akan ada pihak yang sudah menunggu untuk mengambil barang tersebut,”kata Miyanto (Senin, 11 Januari 2016).

Miyanto juga menambahkan, kasus penangkapan terhadap pelaku yang diduga akan menyelundupkan narkoba jenis shabu dan pil ekstasi tersebut dilakukan anggota Satuan Reserse Narkoba Polda Banten, pada Minggu (10 Januari 2016) sekitar pukul 20.00 WIB di Pelabuhan Merak.

Petugas langsung melakukan penggeledahan terhadap bus yang dikemudikan oleh Mismar. Dari bus itulah petugas mendapati barang bukti narkoba yang disembunyikan dibagian di dinding toilet yang ditutupi dengan logam dan dibaut.

Petugas yang menemukan barang terlarang itu, langsung membekuk supir dan memeriksa seluruh penumpang yang berada di dalam bus. Namun demikian tidak ada penumpang yang terkait dengan jaringan narkoba tersebut. Dengan adanya kasus seperti ini, Miyanto mengimbau kepada Perusahaan Outobus (PO) agar melakukan penyeleksian sebelum merekrut supirnya, karena dikhawatirkan hal seperti ini akan terulang lagi.

Karena perbuatan yang melanggar hukum itu,maka sang supir dijerat dengan pasal 112 ayat 2 dan Pasal 114 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkoba dengan ancaman hukuman 6 hingga 20 tahun penjara.