Published On: Wed, Feb 17th, 2016

Tahun Ini Jalan Tol Akan Disulap Ahok Menjadi Jalan Arteri

yohanes chandra ekajaya

Ruas jalan layang jakarta yang semula dijadikan sebagai jalan tol kini akan dirubah menjadi jalan arteri. Wacana yang akan di canangkan Pemerintah Provinsi DKI jakarta mewacanakan mengubah proyek enam ruas jalan layang, karena menurut Pemda ruas jalan arteri di Ibu kota masih minim.

“Sekarang Jakarta tidak hanya akan mengarah ke pembuatan jalan tol, tapi kita akan membangun jalan arteri layang kalau bisa,” ujar Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota.

Ahok menambahkan sebenarnya pembangunan dan pembebasan lahan tol dilakukan oleh pemerintah pusat. Tapi, Pemerintah Pusat lebih mengucurkan dananya untuk membangun pembangunan yang ada di daerah.

“Jalan arteri kita kurang. Kita saja yang kerjakan (6 jalan layang). Nanti kita cari bagaimana formatnya. Karena bisa saja kita kasih kontraktor bangun kita tinggal beli,” kata Ahok seperti yang Berita Benar kutip dari Metrotv, Selasa (16 Februari 2016).

Ahok mengaku dirinya juga telah mengirim surat kepada menteri terkait yang akan membangun pembangunan di daerah tersebut. Namun, hingga saat ini perubahan proyek itu belum mendapat konfirmasi. Proyek itu sudah mencapai angka Rp 42 triliun.

“Waktu itu semua setuju pada saat ada Presiden,”ujar Ahok.

Proyek pembangunan jalan arteri ini akan berlangsung 2016 dan ditargetkan akan rampung di tahun 2022. Pembangunan proyek sepanjang 69,77 km itu dibagi empat tahap, yakni, Semanan-Sunter dan Sunter-Pulogebang.

Sedangkan pada tahap kedua, Duri Pulo-Kampung Melayu dan Kemayoran-Kampung Melayu. Kemudian tahap ketiga ialah Koridor Ulujami-Tanah Abang, Pasar Minggu-Casablanca.