Published On: Thu, Aug 11th, 2016

Tak Mampu Lunasi Hutang Kepada Manor, Laga F1 Rio Haryanto Terhenti di Tengah Musim

5713a1f180f1d-pembalap-manor-racing-rio-haryanto-saat-berlaga-di-f1-gp-china_663_382

Langkah Rio Haryanto untuk berlaga di ajang balap bergengsi F1 terpaksa harus berhenti setelah kontraknya bersama Manor Racing terhenti. Rio Haryanto tak mampu melunasi sisa hutang kontraknya kepada Manor Racing yang berjumlah 7 juta euro.

Seperti yang telah diberitakan media-media sebelumnya, untuk bisa berlaga di satu musim penuh, ia diwajibkan untuk membayar uang sejumlah 15 juta euro. Sayangnya, Rio hanya mampu menyetor 8 juta euro saja kepada Manor Racing. 5 juta euro yang dibayarkan Rio kepada Manor Racing merupakan sumbangan dana dari Pertamina. Sedangkan sisanya, dibayar oleh uang pribadi Rio sendiri.

Seperti yang dilansir Berita Benar dari laman Merdeka (11/8/2016), Dave Ryan selaku Direktur Balap dari Manor Racing mengaku jika Rio merupakan aset yang begitu berharga di timnya. Ia juga sangat mengetahui jika manajemen Rio sangat bekerja keras untuk melunasi hutangnya ke pihak Manor. Meskipun kontrak antara Rio dan Manor sudah resmi terputus, namun Manor menawarkan Rio untuk menjadi salah satu pembalap cadangan dari tim tersebut. Tim Manor sangat berharap jika Rio bisa menerima tawaran tersebut.

Sebelum diputus, usaha penggalangan dana agar Rio Haryanto bisa terus berlaga di F1 terus dilakukan di Indonesia. Namun sayangnya, hasil penggalangan dana tersebut masih belum cukup untuk melunasi hutang Rio kepada Manor Racing. Bahkan saat itu Imam Nahrawi (Menpora) dan Rudiantara (menkominfo) sebab menggandeng ATSI untuk meluncurkan layanan SMS berbayar solidaritas Rio Haryanto. Namun sayangnya, usaha tersebut tetap saja gagal dan hutang Rio Haryanto kepada Manor Racing tidak mampu terbayar.