Published On: Tue, Oct 27th, 2015

Tak Mau Minta Maaf ke TNI, Haji Lulung Akan Geret Ahok Ke Penjara!

Basuki Tjahaja atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ahok yang merupakan Gubernur DKI Jakarta itu terus menuai kontroversi. Ahok meminta anggota TNI untuk mengangkut sampah ke Bekasi menumbuhkan kecaman dari kalangan masyarakat.

Abraham Lunggana atau yang sering dikenal dengan Haji Lulung mengancam akan menindaklanjuti sikap Ahok jika tak mau meminta maaf kepada TNI.

“Perkataan Ahok terhadap TNI merupakan pelecehan dan penghinaan. Saya tidak segan-segan akan memenjarakan Ahok jika dia tidak segera meminta maaf ke TNI selama 3 hari berturut-turut di media massa juga media elektronik,” kata Wakil DPRD, Haji Lulung.

Sikap Ahok yang semena-mena terhadap TNI sudah melewati batas. Oleh karena itu, Lulung memperingatkan Ahok dengan kucuran dana yang Ahok berikan kepada TNI tak seharusnya Ahok memerintah TNI seenaknya.

“Karena dana yang dia berikan ke TNI dan Polri. Ahok menjadi sewenang-wenang. Panglima TNI harus segera menindaklanjuti dan memberikan peringatan keras terhadap Ahok,” tambah Lulung.

Untuk permasalahan sampah ini bukan hanya akan melibatkan Panglima TNI, kemarahan pun akan datang dari warga Bekasi. Lulung berharap Ahok bisa menahan diri ketika memberikan pernyataan didepan lulung nanti.

“Ahok enggak perlu sombong, karena kalau gini bukan DPRD Bekasi yang sombong tapi dia sendiri,” tegas Lulung.

Sebelumnya, Ahok memang sudah menyatakan keterlibatan TNI dalam penanagan sampah untuk diangkut ke Bekasi. Hal ini sebagai kerjasama Ahok untuk menormalisasi Kali Ciliwung. Tapi sayangnya, Lulung menyebutkan hal berbeda. Pasalanya untuk normalisasi Kali Ciliwung didasari atas kerajsama antara Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Perseteruan keduanya berawal dari pelanggaran janji Ahok karena truk pengangkut samaph ke Bantar Gebang. Oleh karena itu DPRD Kota Bekasi ingin meminta penjelasan dari Ahok. Tapi, Ahok merasa tidak ada yang eprlu dijelaskan lagi, karena jika ada yang melanggar, pemkot Bekasi tinggal menindak truk itu saja. Selain itu, Ahok juga menantang akan menutup Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang. Tak hanya itu, Ahok mengancam membawa tentara untuk mengangkut sampah ke Bekasi.