Published On: Wed, Oct 28th, 2015

Takut Demo Besar-besaran, Jasa Marga Minta Tunda Aksi Para Buruh!

Tepat hari ini (28/10/2015), aksi mogok kerja yang akan dilakukan para karyawan di tol lingkar luar Jakarta akan ditunda.

Perihal penundaan aksi mogok kerja itu langsung diumumkan oleh Mirah Sumirat selaku Presiden Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia, dia mangatakan bahwa keputusan untuk menunda mogok kerja dan berdemo ke tol itu, karena sebelumnya sudah ada kesepakatan antara serikat pekerja dengan PT Jasa Marga dan PT Jalantol Lingkarluar Jakarta (JLJ) untuk kembali menggelar perundingan dalam rangka mencari solusi dari tuntutan pekerja agar diangkat menjadi pekerja tetap di JLJ.

Selain itu, Mirah sudah memenuhi panggilan dari Kapolda Metro Jaya bersama dengan direksi Jasa Marga. Disana Kapolda membahas beberapa perihal terkait mogok kerja di jalan tol dan sanksinya. Akhirnya disepakati bahwa keduanya akan mengadakan perundingan lagi antara Direktur Utama Jasa Marga dengan serikat karyawan JLJ. Untuk keputusan kedepannya, pihak Jasa Marga dan JLJ maupun serikat pekerja sepakat untuk kembali berunding hingga satu bulan ke depan.

Apabila hingga satu buolan belum ada keputusan resmi, maka tak segan-segan para buruh akan melakukan aksi mogok kerja lalu turun ke jalanan untuk menjalankan rencana yang sebelumnya tertunda.

“Waktu perundingan antara pihak Jasa Marga dan JLJ akan berlangsung dari hari ini hingga 30 November. Aksi para buruh untuk mogok kerja bukan berarti dibatalkan, ini hanya penundaan hingga ada keputusan dari kedua belah pihak. Tapi, jika hasil perundingan tidak sesuai harapan dan tidak mencapai kesepakatan, maka aksi ini akan segera dilakukan,” tegas Mirah.