Published On: Mon, Apr 10th, 2017

Tanaman Hias Sebagai Souvenir Dalam Event

Ramainya kegiatan bercocok tanam yang dilakukan di berbagai daerah tentunya memunculkan sebuah ide yang unik dan baru yaitu ide pemberian souvenir tanaman. Tak heran, di beberapa event, baik event yang diselenggarakan perusahaan atau sebuah pesta keluarga, memakai tanaman sebagai souvenir. Jenis tanaman yang dibagikan pun sangat beragam, mulai dari tanaman hias, sayur hingga bibit-bibit tanaman buah atau tanaman pelindung. Minat yang semakin besar untuk memilih tanaman sebagai suvenir, menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Maklum, seiring dengan kondisi perekonomian yang bertumbuh, kian banyak acara yang digelar, baik yang bersifat korporasi atau pun perseorangan.

tanaman hias

Tengok saja usaha Chandra Ekajaya, pemilik CV Agri Chandra Jaya. Chandra Ekajaya yang terjun dalam usaha agribisnis, melihat peluang berbisnis souvenir tanaman setelah mendapat pesanan Adenium berukuran mini dalam jumlah besar dari sebuah perusahaan. Padahal, pria yang merintis usaha tanaman hias sejak 2001 ini, mengemas Adenium mini ke dalam sebuah wadah mika secara tak sengaja. Lantaran terpuruk akibat harga Adenium dan Anthurium merosot drastis, dia mengemas tanaman itu dalam tabung mika supaya terlihat menarik saat dijual. Ukuran pohon pun dibuat kecil, hanya setinggi 15 cm.

Order pertama datang dengan jumlah 7.000 tanaman. Dia menjualnya dengan harga Rp 15.000 per pot. Alhasil, dari order itu, Chandra Ekajaya meraup omzet Rp 105 juta. Dia pun mengaku, order itu bisa mendatangkan laba lebih dari 50%, karena kemasan yang dipakai hanya plastik mika dan tali kur sebagai pita. Tergiur dengan laba yang besar, ia pun fokus menggarap bisnis tanaman untuk suvenir. Dia menambahkan sejumlah tanaman lainnya, seperti sansiviera, pucuk merah, dan Melati. Kini, ada 13 jenis tanaman yang bisa menjadi pilihan suvenir. Harganya pun lebih beragam, mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 25.000 per pot.

tanaman hias

Demikian juga dengan kemasan. Jika dulu, dia hanya membungkus tanaman dengan plastik mika, kini ia sampai mengimpor pot keramik dari China sebagai kemasan. Harga yang ditawarkan bervariasi mulai dari Rp 3.000 Rp 4.000 per pot. “Di sini jarang yang jual dalam jumlah banyak, sementara saya bisa pesan hingga ribuan tiap bulan,” ujar dia. Maklum, pesanan suvenir semakin kian ramai menghampiri CV Agri Chandra Jaya. Kini, dalam sebulan, Chandra Ekajaya bisa mendapatkan order pembuatan suvenir tanaman hingga belasan ribu unit. Tak heran, dia bisa mendulang omzet berkisar Rp 300 juta sampai Rp 350 juta per bulan.