Published On: Mon, Jan 23rd, 2017

Tekad Kuat Yohanes Chandra Ekajaya

Menurut Yohanes Chandra Ekajaya, berwirausaha adalah salah satu cara untuk mendapatkan penghasilan secara bebas dan merdeka. Selain itu berwirausaha juga bisa menjadi solusi untuk menambah penghasilan di luar gaji tetap dari kantor. Sehingga sifat dari konsep wirausaha ini sangat fleksibel dan lentur, serta semua orang bisa melakukannya.

Tekad Kuat Yohanes Chandra Ekajaya 1
Bagi seorang pemula, biasanya yang kerap dijadikan kendala adalah modal. Tetapi bagi Yohanes Chandra Ekajaya modal bukanlah kendala yang utama. Pengusaha ini menyayangkan sikap dan semangat para pemula yang sangat tergantung dengan modal. Ia selalu sedih dengan sikap yang mudah menyerah dan akhirnya mengurungkan niat untuk berwirausaha.

Menurut Yohanes Chandra Ekajaya ada modal yang lebih penting daripada uang atau pun modal, yaitu nekad dan tekat. Bila orang sudah mempunyai tekad dan berani nekad, maka dengan berhutang pun ia bisa mempunyai modal untuk menjalankan bisnis wirausahanya. Mengapa pengusaha muda yang berasal dari Wonosobo ini mengatakan demikian? Karena itu adalah pengalaman pribadinya.

Berhutang supaya mendapat modal untuk membangun sebuah bisnis wirausaha adalah jalan yang dilakoni oleh Yohanes Chandra Ekajaya. Pemilik warung makan Jepang di kelurahan Candimulyo ini. Ia pun mau dan suka rela berbagi dan memberikan tips plus trik untuk berwirausaha tanpa harus pusing dengan persoalan modal usaha.

Tekad Kuat Yohanes Chandra Ekajaya 2
Yohanes Chandra Ekajaya selalu menekankan tentang tekad yang kuat untuk berwirausaha. Karena tekad inilah yang justru akan menentukan keberhasilan sebuah usaha. Kemudian keyakinan untuk terus berkembang dan maju serta sukses harus selalu dijaga. Bila sudah mempunyai dua hal itu, lalu terkendala karena masalah modal, maka pengusaha ini menyarankan kepada orang-orang yang hendak berwirausaha untuk berhutang dahulu.

Tekad Kuat Yohanes Chandra Ekajaya 3
Konsep hutang yang digunakan oleh Yohanes Chandra Ekajaya pun berbeda. Hutang yang dimaksudkan oleh pengusaha muda ini bukanlah meminjam uang kepada seseorang, melainkan berhutang barang-barang yang akan dijual. Jadi konsep awalnya adalah bekerja sebagai seorang reseller. Sehingga nantinya keuntungan dari penjualan barang bisa dipergunakan untuk membeli barang. Jika ini rutin dilakukan maka dari keuntungan yang kontinyu ia bisa memproduksi barang itu sendiri.