Published On: Wed, Mar 1st, 2017

Televisi Satelit Gratis

BERITABENAR- Ditengah maraknya perkembangan televisi digital di Indonesia, PT Sarana Media Vision (SMV) membuat gebrakan baru. SMV meluncurkan televisi satelit dengan layanan gratis di seluruh Indonesia, Selasa (28/2). Platform baru ini tersedia melalui satelit ABS di Indonesia.

“Kami ingin berperan aktif membantu pemerintah mendistribusikan informasi, pendidikan dan hiburan positif bagi masyarakat,” kata Meiditomo Sutyarjoko, Komisaris SMV FreeSat TV.

Sebagai perkenalannya, Saluran FreeSat TV akan menayangkan lebih dari 60 televisi domestik dan internasional. Jumlah saluran televisi bertambah menjadi.lebih dari 100 saluran, bahkan hingga 200 saluran televisi dari beragam content dalam beberapa bulan kedepan.

“SMV FreeSat TV ini-memiliki banyak saluran televisi yang bermanfaat dan menjawab kebutuhan orang di pedesaan yang sering kehilangan kesempatan mendapatkan informasi dan hiburan melalui televisi,” kata Meiditomo yang menargetkan 500.000 pelanggan di tahun pertama pengoperasian.

Rudi Kongra, CEO PT Mitra Media Perkasa (MMP), di’stribu-tor SMV FreeSat TV, mengatakan, SMV FreeSat TV memiliki keunggulan yakni memberikan kualitas gambar yang baik dan jangkauan siaran yang luas hingga seluruh Indonesia.

Meiditomo mengatakan, untuk mendapatkan layanan televisi berlangganan gratis, pemirsa hanya perlu melakukan pembelian satu kali peralatan penerima yang mencakup set-top-box (STB) dan antena parabola mini seharga Rp 499.000. Alat itu didistribusikan secara nasional oleh MMP.

Layanan SMV FreeSat adalah platform satelit siaran langsung digital beroperasi pada satelit ABS di frekuensi Ku-band dan C-band dengan cakupan yang sangat baik di Indonesia. Platform ini punya beragam saluran domestik dan internasional, termasuk saluran high dejmiiion (HD).

Menurut Mohammed Youssef, COO Satelit ABS, saat ini ABS telah mengoperasikan armada satelit ABS-2, ABS-2A, ABS-3A, ABS-4/Mobisat-1, ABS-6 dan ABS-7. Armada satelit mencakup lebih dari 93 persen dari populasi dunia di Amerika, Afrika, Asia-Pasiflk dan Eropa, Timur Tengah, hingga Rusia.

Dalam siaran persnya disebutkan, ABS yang berkantor pusat di Bermuda ini memiliki kantor di Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, Afrika Selatan dan Asia. Saham ABS mayoritas dimiliki perusahaan Private Equity Eropa Permira. (kin)