Published On: Mon, Apr 11th, 2016

Tersandung Narkoba, Dua Prajurit TNI AD Dipecat!

antarafoto-pemecatan-anggota-tni-terlibat-narkoba-110416-ws-3

Kasus narkoba kembali menjerat nama prajurit TNI Angkatan Darat. Dua prajurit dari jajaran jajaran Korem 042/ Garuda Putih, Jambi dipecat secara tidak terhormat karena ulahnya menggunakan barang terlarang.

“Prajurit-prajurit yang memakai narkoba tidak bisa ditolerir di TNI Angkatan Darat. Baik itu sebagai pemula, pecandu, apalagi sebagai pengedar,” ujar Kolonel Infantri Makmur selaku Komandan Korem 042/Garuda Putih, seperti Berita Benar lansir dari laman Antaranews, Senin (11 April 2016).

Ulah kedua prajurit tersebut tidak bisa lagi ditolerir oleh TNI Angkatan Darat, oleh karena itu maka keduanya dijatuhkan pemecatan tanpa hormat sebagai bentuk komitmen yang telah dibangun oleh TNI. Hal ini dilakukan khususnya untuk memerangi keberadaan Narkoba.

“Sidang kedua prajurit itu akan dilakukan secepatnya agar tidak berlarut-larut, jika terbukti mereka terlibat maka akan langsung diproses,” kata Infantri.

TNI Angkatan Darat yang terlibat dalam kasus Narkoba yakni Ahmad Yani yang bertugas di Kodim 0419/Tanjung Jabung dan Guntur yang merupakan anggota Batalion Infantri 142/KJ. Upacara pemecatan tidak dihadiri keduanya, karena prajurit atas nama Guntur masih ditahan di dalam sel LP Palembang.

Infantri menegaskan untuk semua anggota yang sudah menjadi prajurit harus punya kesadaran dan mengigat betapa sulitnya bisa masuk dan bergabung menjadi anggota TNI AD. Itu bukanlah hal yang mudah.

“Untuk masuk menjadi tentara harus mampu melewati berbagai tes, baik itu tes fisik maupun rohani dan lainnya. Sebelum melakukan sesuatu juga harus ingat kepada orang tua, bagaimana dia mendidik kita. Namun, kalau sudah tersandung narkoba siap-siap di pecat dan kita tidak ada istilah toleransi harus keluar dari asrama,” kata dia.