Published On: Wed, Jul 8th, 2015

Tidak Mau Bayar Parkir, Polisi Ini Dihajar Massa

Seorang polisi berpangkat Brigadir di Daerah Istimewa Yogyakarta babak belur karena dikeroyok oleh warga setelah menolak untuk membayar uang parkir.

Polisi yang bernama Toni Pamungkas tersebut memang merupakan anggota kepolisian yang ditugaskan untuk bertugas sebagai Polisi Daerah.

Beberapa jam setelah kejadian tersebut, Bapak Langgeng Purnomo selaku Kapolres Klaten menyambangi tempat Polsek Prambanan yang merupakan daerah tempat kejadian perkara. Di sana ia mengungkapkan kalau kejadian tersebut terjadi karena adanya salah paham antara salah satu anggota Polri tersebut dengan warga.

“Dan juga dari anggota Polri yang terlibat saya kira terlalu berlebihan menyikapinya dan kurang dewasa. Seharusnya sebagai anggota Polri bukan demikian cara bertindaknya. Seharusnya anggota Polri ini harus menyerahkan masalah tersebut kepada Polsek atau Polres dari sejak awal. Sebab dari warga sendiri sudah melaporkannya pada Minggu dan Senin lalu,” ungkap Bapak Kapolres Langgeng Purnomo, seperti yang dikutip pada laman Tribu, (Rabu, 8/07/2015).

Kapolres Klaten sendiri menambahkan kalau kasus ini akan diangkat ke ranah hukum. Akan ada dua hukum yang diangkat untuk mengusut masalah ini, yang pertama menyangkut pidana umum, dimana yang pertama adalah laporan dari warga yang dianiaya oleh anggota polisi tersebut pada hari Minggu dan Senin yang lalu. Sedangkan yang kedua adalah dugaan pelanggaran anggota, yang akan ditangani langsung oleh Polda DIY melalui mekanisme sidan disiplin.

Langgeng juga mengatakan kalau hari ini, korban dari pihak warga juga akan diantar oleh Kapolsek Prambanan ke Polda DIY untuk dimintai keterangan. Ia juga menambahkan dengan adanya masalah ini, maka pihak kepolisian akan terus melakukan lokalisir agar masalah ini tidak membesar dan terjadi lagi, terlebih karena warga takut dengan teror. <bms>