Published On: Wed, Mar 1st, 2017

Tiongkok-Singapura Tetapkan Prioritaskan Kerja Sama

BERITABENAR-Tiongkok dan Singapura hari Senin (27/2) berjanji akan memperkuat kerja sama di dalam program Prakarsa “Belt and Road”. Hal itu terungkap menyusul pertemuan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi dengan rekannya dari Singapura Vivian Balakrishnan di sela-sela serangkaian pertemuan kerja sama tingkat tinggi antara kedua negara.

Menekankan pentingnya pembangunan “kemitraan kerja-sama dalam segala bidang di sepanjang waktu”, Wang meminta kedua pihak agar meningkatkan kerjasama”Beltand Road”, memfasilitasi integrasi regional, dan mendorong pembangunan masyarakat dengan kesejahteraan bersama yang lebih erat antara Tiongkok dan Perhimpunan Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN).

Wang juga menyatakan harapannya agar Singapura, yang menjadi koordinator hubungan Tiongkok-ASEAN, akan memainkan peran konstruktif di dalam membantu meningkatkan pembangunan lebih besar bagi hubungan Tiongkok dengan ASEAN, dan juga meningkatkan perdamaian, stabilitas dan kesejahteraan regional.

Mengungkapkan bahwa Singapura punya kepentingan besar dalam hubungannya denganTiongkok, Balakrishnan mengatakan bahwa negaranya bersedia menjadi mitra keija sama yang andal dalam jangka panjang bagi Tiongkok.

Singapura menyambut baik partisipasi perusahaan-perusahaan Tiongkok di dalam penawaran untuk pogram pembangunan kereta api cepat Kuala Lumpur-Singapore High Speed Rail.

Singapura juga ingin mempertahankan komunikasi dan koordinasi lebih erat dengan Tiongkok di dalam urusan regional dan internasional, dan bersama-sama mengamankan perdamaian dan stabilitas di Laut Tiongkok Selatan dan sekawasan, katanya.

Sementara itu, Tiongkok dan Singapura di hari sama juga menyepakati kerja sama lebih jauh di dalam strategi pembangunan dan memperdalam kerja sama yang sama-sama menguntungkan guna meningkatkan hubungan mereka. Konsensus Kesepakatan itu dicapai dalam pertemuan antara Wakil PM Tiongkok ZhangGaoli dan Deputi PM Singapura Teo Chee Hean di Beijing.

Tiongkok berkepentingan sangat besar dalam mengembangkan hubungan dengan Singapura dan ingin melakukan usaha bersama dengan negara itu untuk dengan sungguh-sungguh mengimplementasikan konsensus yang dicapai oleh para pemimpin kedua pihak, kata Zhang.

Tiongkok dan Singapura menetapkan “kemitraan kerja sama segala bidang sepanjang waktu” pada kunjungan Presiden Tiongkok Xi Jinping ke Singapura dalam November 2015, katanya.

Presiden Xi dan PM Li Keqiang mengadakan pertemuan dengan PM Singapura Lee Hsien Loong berturut-turut dalam 2016, dengan mencapai konsensus luas tentang berbagai langkah beri-kuUiya di dalam pembangunn hubungan bilateral, katanya menambahkan.

Zhang mengimbau kedua pihak agar memperdalam kepercayaan politik bersama, memperkuat dukungan publik dan mempererat kerja sama untuk meningkatkan pembangunan hubungan kerja sama yang lebih besar.

Teo menyambut gembira lancarnya pembangunan tiga proyek kerja sama besar, yakni Suzhou Industrial Park, the Tianjin Eco-City dan the Chong-qing Demonstration Initiative on Stra-tegic Connectivity.

Singapura siap untuk turut ambil bagian dalam Prakarsa Belt and Road dan meningkatkan kerja sama dengan Tiongkok di berbagai sektor seperti konektivitas infrastrultur, keuangan, dan melakukan program pelatihan bersama, katanya.

Zhang dan Teo juga dalam posisi sama-sama mengetuai empat pertemuan kerja sama tingkat tinggi antara Tiongkok dan Singapura, termasuk 13th China-Singapore Joint Council for Bilateral Cooperation Me-eting, the 18th China-Singapore Suzhou Industrial Park Joint Steering Council Meeting, the 9th China-Singa-pore Tianjin Eco-City Joint Steering Council Meeting, dan the First China-Singapore (Chongqing) Demonstration Initiative on Strategic Connectivity Joint Steering Council Meeting.

Dalam empat pertemuan tersebut, kedua pihak menyepakati sejumlah isu penting di dalam transisi ekonomi, kerja-sama keuangan, pertukaran people-to-people, dan pembangunan inklusif dan berkesinambungan.

Setelah pertemuan itu, Zhang dan Teo menghadiri acara penandatanganan serangkana dokumen kerja sama tentang ilmu pengetahuan dan teknologi, hak cipta, informasi dan telekomunikasi, serta kebudayaan. Kunjungan Teo ke Tiongkok dilakukan 26 Februari sampai 1 Maret. (Xinhua/sy.a)

caption:
RAMAH LINGKUNGAN: Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi (kanan) bertemu dengan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan di Beijing, Tiongkok, Senin (27/2). Tiongkok dan Singapura hari Senin (27/2) berjanji akan memperkuat kerja sama di dalam program Prakarsa “Belt and Road”.