Published On: Tue, Feb 21st, 2017

TKW Ilegal, Tiga Tahun Tak Terima Gaji

BERITABENAR- Sudarsih, warga RT 5/RW 3, Desa Sambung, Unda-an, yang menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Malaysia dikabarkan tak menerima gaji selama tiga tahun. Kabar itu datang dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TK3). Setelah ditelusuri, ternyata Sudarsih berangkat dengan status TKW ilegal.

Kejadiannya berawal tiga tahun lalu. Dia pamit untuk bekerja di Malaysia. Dengan harapan dapat bekerja dan menghasilakan uang untuk membantu perekonomian keluarga. Mengingat kondisi suaminya sakit dan membutuhkan banyak biaya perawatan.

Setelah sampai di Malaysia, Sudarsih mendapatkan pekerjaan sebagai pelayanan restoran. Dia bekerja mengantar makanan. Dia tak sendirian. Namun, berdua dengan warga Kudus lainnya.

Segala fasilitas dan makan ditanggung pemilik restoran. Namun, dalam perjalanannya bekerja, pemilik restoran bangkrut. Bahkan, hingga tak dapat membayar karyawan. Restoran itu akhirnya ditutup. Sudarsih pun terlunta-lunta di Malaysia.

Diketahui, Sudarsih pergi tanpa sepengetahuan kepala desa (kades) maupun kepala dusun (kadus). Jadi, pemerintah desa tak pernah mengeluarkan surat keterangan yang menyatakan Sudarsih akan bekerja di Malaysia.

Setelah ditelusuri, Sudarsih berangkat melalui jalur ilegal. Dia diberangkat Yusmiyati alias Burus tiga tahun lalu. Dia berangkat dari Kudus ke Kabupaten Jember. Dari Jember terbang ke Malaysia.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Disnakerperinkop dan UKM) Kudus Bambang Tri Waluyo melalui Kabid Penempatan, Pelatihan, dan Produktivitas Tenaga Kerja Sajad membenarkan, kabar TKW asal Kudus yang tak mendapat gaji selama tiga tahun itu. Setelah dicek, ternyata Sudarsih memang tak terdaftar sebagai TKW legal.

Dia menuturkan, majikan Sudarsih saat ini sudah dipanggil polisi Malaysia untuk dimintai keteranagan. Sudarsih sendiri, saat ini dalam keadaan aman bersama Konsulat Jenderal (Konjend) Malaysia. Dia diberi tempat tinggal dan fasilitas untuk sementara waktu hingga kasusnya selesai.

Rencananya Burus akan dimintai keterangan lebih lanjut di kantor Disnakerperinkop dan UKM Kudus besok. Kaitannya pemberangkatan TKW ilegal. “Itu rencana awal. Semoga Burus bisa datang dan memberikan keterangan. Sebab, dimungkinkan masih banyak TKW seperti Sudarsih,” katanya.

Dia mengimbau warga Kudus, jika ingin bekerja di luar negeri melalui agen yang resmi dan mendapat rekomendasi dari dinas terkait. “Sebab, jika ada masalah dapat diselesaikan dengan cepat,” imbuhnya. (mal/lin)