Published On: Tue, Mar 29th, 2016

TNI Berhasil Gagalkan Penyulundupan Ribuan Kepiting di Pulau Sebatik

073236000_1459148055-20160328-penyelundupan_satwa-_kepiting-sebatik

Jajaran Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Nunukan akhirnya berhasil menggagalkan aksi penyulundupan dari 1.650 induk kepiting di perairan Pulau Sebatik yang bebatasan langsung dengan Malaysia. Aksi penyundupan itu baru diketahui dari beberapa informasi terkait adanya penyulundupan induk kepiting bakau.

Maman Sulaeman selaku Kadispenarmatim Letkol Laut (KH) mengatakan bahwa pihaknya langsung melakukan upaya penyulundupan kepiting tersebut terjadi pada Sabtu, 26 Maret sekitar pukul 23.00 WITA.

“Berdasarkan informasi tersebut, Posal Sei Pancang yang merupakan posal di bawah jajaran Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Nunukan bekerja sama dengan Syahbandar Kecamatan Sebatik dan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Pulau Sebatik mengadakan patroli gabungan,” ucap Letkol Laut Maman seperti yang Berita Benar kutip dari Liputan6.

Dalam penyulundupan ini tampaknya induk kepiting menjadi sasaran utama oleh penggemar kepiting. Kini, habitat kepiting di laut lepas sangat memprihatinkan akibat penangkapan liar secara besar-besaran.

“Ini akibt penangkapan yang dilakukan secara besar-besaran untuk memenuhi kebutuhan akan ekspor tanpa dilengkapi dengan surat perizinan yang jelas,” jelasnya.

Dalam aksi penangkapan penyulundupan iyu, Hreesang Wisanggeni selaku Komandan Lanal Nunukan Letkol Laut (P) dalam patroli gabungan ini mereka menyita barang bukti yang diantaranya yaitu perahu jongkong bermuatan 18 kardus. Didalamnya terdapat induk kepiting yang dijumlahnya diperkirakan mencapai 1.650 ekor dengan bobot berat setiap kardusnya mencapai 22 kilogram. Hreesang menambahkan, kini barang bukti dari penyulundupan sudah diamankan di PPI Pulau Sebatik.