Published On: Fri, Oct 2nd, 2015

Tragis, Karena Agama Remaja 18 Tahun Serbu Kampus Dengan Peluru!

Kejadian penembakan terjadi lagi disebuah kampus di Amerika Serikat. Penembakan terjadi di Umpqua Community College, Roseburg, Oregon, pada Kamis (1/10/2015) waktu setempat.

Bill Fugate selaku juru bicara Kepolisian Negara Bagian Oregon mengatakan aksi penembakan ini mengakibatkan 10 orang tewas dan 20 orang lainnya terluka.

Kejadian singkat itu langsung di investigasi polisi setempat, saat ini juga petugas keamanan telah berada di lokasi kejadian dengan membawa anjing pelacak guna mencari senjata api dan amunisi.

Tersangka dari penembakan yang diketahui berusia 20 tahun langsung diamankan petugas. Sebelum penembakan terjadi, remaja itu berteriak-teriak di kelas kampus Umpqua Community College, Roseburg, Oregon, AS, menanyakan agama para korban sebelum menarik pelatuk pistolnya.

Salah satu siswa Kortney Moore, 18 tahun, mengungkapkan sebelum pelaku melepas tembakan, si pelaku sempat memita orang disekitarnya untuk berdiri dan menyebutkan agama mereka. Setelah tahu agama mereka, pelaku langsung melepas tembakan.

Pelaku yang belum terungkap identitasnya itu akhirnya tewas setelah baku tembak dengan aparat. Dari olah kejadian perkara ditemukan empat senjata yang diyakini merupakan senjata yang dibawa pelaku untuk menembak para korbannya. Penyidik pun terus mencari motif penyerangan tgersebut melalui akun media sosial pelaku penembakan. Malam sebelum serangan ini, pelaku tampaknya telah melakukan percakapan secara online dengan orang lain dan mengungkapkan niatnya untuk melakukan serangan.

Kate Brown selaku Gubernur Oregon mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas kejadian tersebut. Roseburg merupakan kota dengan populasi 22 ribu jiwa yang terletak sekitar 112 kilometer selatan dari Eugene, Oregon, dan sekitar 289 kilometer dari selatan Portland. Dan Kampus yang didirikan pada tahun 1964 itu menampung sekitar 13.600 mahasiswa pada 2013-2014. Hanya 740 mahasiswa yang belajar penuh waktu di sana, sementara 2.437 belajar paruh waktu.

<ncs>