Published On: Thu, Mar 2nd, 2017

Uang Beredar Rp 4.938,7 Triliun

BERITABENAR-Jumlah uang beredar secara luas (M2) pada Januari 2017 mencapai Rp 4.938,7 triliun, tumbuh 9,8% year on year atau secara tahunan. Berdasarkan laporan Bank Indonesia (BI), pertumbuhan itu lebih lambat dibandingkan dengan Desember 2016 sebesar 10% secara tahunan.

“Penyebabnya, terjadi penurunan operasi keuangan dari pemerintah pusat,” demikian hasil kajian analisis uang beredar oleh BI yang diumumkan, kemarin. BI juga mencatat simpanan pemerintah pusat yang ditaruh di bank sentral dan perbankan Rp 290,1 triliun atau tumbuh 32,8%; melonjak dari Desember 2016 yang turun 0,5%.

“Kenaikan dana pemerintah di perbankan karena dorongan realisasi penerimaan pajak,” jelas BI dalam pernyataannya. Faktor uang beredar lain, yakni saluran kredit, naik menjadi 8,2% secara tahunan pada Januari 2017 dibandingkan dengan Desember 2016 sebesar 7,8%.

Suku Bunga

Rinciannya, kredit modal kerja (KMK) Rp 1967,3 triliun atau tumbuh 7%, lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tumbuh 6,7%. Kredit investasi (KI) naik menjadi 9,3% dari 8,8% pada Desember 2016.

Suku bunga kredit 12,03% pada Januari 2017, sedikit lebih rendah dibandingkan dengan Desember 2016 sebesar 12,04%. Demikian pula suku bunga simpanan berjangka dengan tenor 6, 12, dan 24 bulan yang masing-masing 7,10%, 7,27%, dan 7,14%; turun dari bulan sebelumnya 7,11%, 7,31%, dan 7,38%.

Suku bunga simpanan berjangka dengan tenor tiga bulan meningkat dari 6,69% pada Desember 2016 menjadi 6,75% Januari 2017. Suku bunga simpanan berjangka dengan tenor satu bulan tidak mengalami perubahan dari bulan sebelumnya, yaitu tetap 6,46%. (bn-17)