Published On: Fri, Oct 2nd, 2015

Ubah Plat Mobil Dinas Menjadi Pribadi, Anggota DPRD DKI Justru Beri Alasan Konyol

Sebagai wakil rakyat, seharusnya para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta memberikan contoh yang baik kepada masyarakatnya. Namun, puluhan anggota Dewan terhormat tersebut justru berulah dengan mengganti plat mobil dinas yang seharusnya berwarna merah menjadi plat mobil pribadi.

Padahal dalam sebuah Pasal Peraturan Kepala Kepolisian RI Nomor 5 Tahun 2012 Tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor, telah mengatur dasar hukum yang mewajibkan plat nomor berwarna merah terpasang di kendaraan dinas.

Salah satu anggota DRPD DKI Jakarta yang mengganti plat mobil dinasnya adalah James Arifin Sianipar yang berasal dari Fraksi Partai Nasional Demokrat. Saat ditanyakan masalah ini, ia justru memberikan alasan yang terkesan konyol.

Seperti yang dilansir Berita Benar dari laman Viva (2/10/2015), James Arifin mengaku jika ia mengganti plat tersebut dikarenakan takut jika saat ada unjuk rasa, mobil dinas yang dipakainya menjadi sasaran amukan masa.

“Saat ini demo terjadi di mana-mana, saya takut demo tersebut berubah menjadi anarkis dan mobil dinaspun menjadi sasaran,” ungkap james.

Selain James, berdasasrkan pantauan yang dilakukan di basement lantai 1 Gedung DPRD DKI Jakarta, ditemukan belasan mobil bermerk Toyota Corolla Altis yang melakukan pelanggaran serupa. Plat mobil dinas yang dirubah ke pribadi antara lain B 1019 PQB, B 1078 PQB, B 1051 PQB, B 1079 PQB, B 1046 PQB, B 1039 PQB, B 1043 PQB, B 1074 PQB, B 1073 PQB, B 1061 PQB, B 1013 PQB, B 1021 PQB, B 1014 PQB, dan juga B 1038 PQB.

Menanggapi adanya pelanggaran yang dilakukan oleh para anggota dewan, Heru Budi Hartono selaku Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI jakarta menyatakan jika pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait yang mengatur mobil dinas anggota dewan. Selain itu, ia juga menghimbau para anggota DPRD agar menaati peraturan.

<fjr>