Published On: Fri, Aug 19th, 2016

Usut Bentrokan TNI AU VS Warga Medan, Komnas HAM Bentuk Tim Khusus

Johanes Chandra Ekajaya

Demi mengusut tuntas bentrokan yang terjadi antara TNI Angkatan Udara dan warga Sari Rejo, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) siap menurunkan tim khusus. Nantinya tim tersebut akan turun langsung ke lapangan untuk mengumpulkan data dan fakta dari masyarakat. Tidak sampai disitu, tim khusus Komnas HAM tersebut juga akan akan melakukan penulusuran lebih mendalam untuk menemukan adanya pelanggaran HAM dari bentrokan yang terjadi di Sari Rejo, Medan polonia, Kota Medan, Sumatera Utara.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Natulius Pigai selaku Komisioner Sub pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM. Ia menyatakan akan melakukan tinjauakn lebih lanjut ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tidak sampai disitu saja, pihaknya juga akan melakukan pengumpulan dataa dan fakta dari masyarakat sekitar terkait adanya pelanggaran HAM yang dilakukan oleh oknum TNI Angkatan Udara.

Selain menyelidiki pelanggaran HAM, Natulius juga menyatakan jika pihaknya akan mencari akar permasalahan bentrokan yang terjadi di Medan. Dugaan sementara saat ini adalah sengketa tanah antara warga dan pihak TNI Angkatan Udara. Nantinya, Natulius juga mengaku akan bertemu dengan Mayjen Ldewick Pusung dan Kolonel Arifien Sjahrier untuk menuntaskan permasalahan ini. Seperti yang dilansir Berita Benar dari laman Liputan 6 (19/8/2016).

Dari bentrokan tersebut tercatat ada sepuluh orang warga mengalami luka-luka. Tidak sampai disitu, dua orang jurnalis media juga menjadi korban penganiayaan para anggota TNI Angkatan Udara. Terkait bentrokan kali ini, warga Seri Rejo pun melaporkan adanya pelanggaran HAM yang dilakukan oleh para oknum TNI Angkatan Udara pada hari Senin (15/8/2016) kemarin.