Published On: Wed, Feb 22nd, 2017

Waduk di Puncak Perlu Dibangun

BERITABENAR-Jakarta masih langganan banjir. Selasa (21/27). Kali-kali meluap dan sejumlah titik jalan dan pemukiman pun terendam.

Hernawan Mahfudz. Pakar dari Lembaga Aiiliasi Penelitian dan Industri Institut Teknologi Bandung (LAPI ITB), mengatakan, hal itu membuktikan pembuatan waduk di kawasan Puncak.

Bogor. Jawa Barat, serta pembangunan pintu air sebelum Bendung Katulampa dibutuhkan untuk mengatasi banjir Jakarta.

Saat ini Bendung Katulampa hanya berfungsi sebagai peringatan banjir untuk Jakarta. Sebab tak ada pintu air di-sana dan waduk untuk menunda perjalanan air menuju Jakarta.

“Semestinya dibuatkan pintu air dan waduk di sana (Puncak. Bogor).”kata Hernawan kepada Warta Kota.

Apabila ada pintu air yang ditempatkan sebelum lokasi Bendung Katulampa, nantinya debit air yang dialirkan ke Jakarta bisa diatur dengan cara menunda perjalanan air.

“Bisa dibuka sedikit-sedikit nantinya pintu air itu untuk mengatur perjalanan air. Kalau sekarang air mengalir begitu saja melewati Bendung Katulampa setelah lewat batas bendung,” kata Hernawan.

Dampaknya air datang sekaligus masuk ke Jakarta. Sehingga kali-kali meluap. Tapi pembuatan pintu air sebelum Bendung Katulampa perlu dibarengi dengan pembuatan waduk. Saat pintu air ditutup, air harus dialirkan ke waduk dulu agar pintu air tak terlalu terbebani.

Sementara itu, Sutopo Purwo Nugroho. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), mengatakan, banjir di Jakarta menunjukkan Jakarta masih rentan terhadap banjir.

Ini dampak dari pembahan penggunaan lahan yang begitu pesat sehingga hampir 80 persen hujan jatuh berubah menjadi aliran permukaan.

“Sementara itu kapasitas drainase dan sungai jauh lebih kecil daripada debit aliran permukaan,” katanya, (ote/suf)