Published On: Mon, Oct 12th, 2015

Walaupun Sudah Sembuh, Tosan Dilarang Pulang Oleh LPSK Demi Keamanan

Selain Salim Kancil, salah satu aktifis tambang pasir lumajang bernama Tosan juga menjadi salah satu korban penganiayaan. Namun untungnya, Tosan tidak sampai kehilangan nyawanya saat penganiayaan sadis tersebut terjadi.

Karena banyaknya luka yang dialami bahkan membuat lambungnya sobek, setelah kejadiaan nahas tersebut Tosan langsung dilarikan ke rumah sakit Saiful Anwar untuk mendapatkan perawatan intensif. Setelah dilakukan perawatan selama beberapa minggu, ia pun akhirnya dinyatakan sembuh dan diperbolehkan untuk pulang oleh pihak rumah sakit.

Muhammad S Niam selaku dokter yang menangani Tosan menyatakan jika saat ini kondisi kesehatan pasien sudah membaik walaupun belum benar-benar normal. Dengan begitu, pihak rumah sakit sudah memperbolehkan pasien untuk pulang dan mendapatkan perawatan selanjutnya dirumah.

Tosan sendiri merupakan saksi utama dalam peristiwa penganiayaan yang berakhir nyawa Salim Kancil hilang. Oleh karena itu, demi keamanan dan keselamatan nyawa Tosan dalam mengungkap kasus ini, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) melarang Tosan untuk kembali kerumahnya sampai adanya koordinasi LPSK dengan pihak kepolisian setempat. Seperti yang dilansir Berita Benar dari laman Merdeka (12/10/2015).

Dengan adanya rekomendasi dari LPSK ini, pihak Rumah Sakit pun akhirnya memindahkan Tosan dari kamar ICU-ICCU, ke kamar perawatan nomor 13.

Pihak kepolisian sendiri saat ini terus melakukan pengembangan terkait kasus pengeroyokan aktifis tambang pasir ilegal ini. Hingga saat ini, pihak kepolisian menyatakan sudah tercatat sebanyak 24 orang yang murni menjadi tersangka pengeroyokan nahas tersebut.

<fjr>