Published On: Thu, Mar 2nd, 2017

Warga Keluhkan Gas Melon Tak Penuh

BERITABENAR-Tabung gas melon atau tabung gas liga kilogram di wilayah Bantul yang sampai ke sebagian konsumen diduga taJk terisi penuh. Kondisi ini dikeluhkan warga, yang mencurigai gas melon isinya tak sampai tiga kilogram.

Seorang warga Bangun* tapan. Bantul, yang enggan dikutip namanya, mengungkapkan sudah dua kali ini dia membeli tabung gas me-lonyang isinya tidak sampai tiga kilogram.

“Dari regulator hanya terlihat tabung gas terisi sekitar 70-75 persen. Sudah dua kali ini saya beli begini tenis.” ujarnya. Rabu (1/3).
Menurut dia. selama dua kali membeli tabung gas melon tersebut, dia membeli di tingkat pengecer. “Kalau seperti ini jelas saya kecewa.
karena masyarakat yang dirugikan.” jelasnya.

Sementara itu. warga Ba-nguntapan lainnya. Sidik, mengatakan bahwa keluarganya juga mengalami hal serupa. Isi tabung gas yang dibeli tidak terisi penuh.

“Setelah beli, tabung gasnya tidak saya tukarkan lagi. Karena mungkin mereka dapat (tabung gas) dari pangkalan. Ini bukan kejadian pertama, sebelum-sebe-lumnya pernah juga.” tambahnya.

Sidik mengatakan, selama ini setiap membeli tabung gas melon, dia selalu mengecek regulator. Biasanya jarum tabung gas selalu menunjuk angka enam.

“Tapi saat terakhir kali beli di pengecer, jarum regulatornya hanya menunjuk angka empat dan empat setengah.” ujarnya.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Bantul. Subiyanta Hadi mengatakan, pihaknya belum mengetahui adanya tabung gas melon yang isinya tak penuh. Sejauh ini. Disdag juga belum menerima aduan dari masyarakat.

“Kalau di kami, laporan masuk belum ada. Kewenangan kami hanya sebatas pemantauan.” kilahnya.

Subiyanta mengatakan. Disdag Bantul selama ini rutin mengawasi peredaran tabung gas. tapi pengawasan yang dilakukan hanya sampai ke agen. Sementara untuk di tingkat pengecer, pengawasannya belum berjalan optimal.

“Kalau (tabung gas melon) sudah keluar (dari agen), misalnya sampai pengecer (pengawasannya), kami tidak tahu.” ujarnya.

Menurut dia. tabung gas melon dari Pertamina ke tangan agen selalu penuh, terisi tiga kilogram. Apalagi pengawasan Pertamina sangat ketat, sehingga dia yakin tidak ada kecurangan. Namun, setelah dari agen dia tak berani memastikan apakah tabung gas tersebut masih tetap terisi penuh.

“Kemarin memang ada komplain dari masyarakat, tapi itu mengenai HET (Marga Eceran Tertinggi).” ungkapnya.

Tak mungkin tabung gas melon tidak terisi penuh, sebab Pertamina sangat ketat. Tapi kalau memang ada, hal ini sudah masuk perkara pidana. Jika ada kecurangan. yang mengurus adalah pihak kepolisian.” kata dia. (usm)