Published On: Wed, Mar 2nd, 2016

Waspada! Peredaran Merica Palsu Kian Merebak!

yohanes chandra ekajaya

Kota Cirebon, Jawa Barat kini dihebohkan dengan adanya peredaran merica palsu yang beredar di pasaran. Bumbu dapur yang sering dipakai ibu rumah tangga sebagai penyedap makananan itu di produksi di kawasan Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.

Aparat Polres Cirebon langsung menelusur kawasan tersebut dan langsung menyergap pelaku pembuat merica palsu.

“Pelaku yang membuat merica plasu itu berinisial S telah kami amankan. Pelaku mengaku dirinya sudah membuat merica itu lebih dari satu tahun lalu,” ungkap AKBP Eko Sulistyo Basuki selaku Kapolres Cirebon Kota.

Penggerebekan tempat produksi itu dilakukan setelah adanya keluhan masyarakat yang mengungkap bahwa adanya peredaran merica palsu. Bahkan, bumbu dapur itu sudah beredar disejumlah pasar tradisional yang berada di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) hingga ke perbatasan Jawa Tengah.

Eko mengungkapkan, pelaku mampu memproduksi 1 ton merica palsu dengan waktu 2 pekan. Bahan yang digunakan pelaku untuk membuat campuran pembuatan merica palsu diantaranya yaitu nasi aking, cabai busuk dan rempah kedaluwarsa serta kulit ketumbar untuk kemudian dikeringkan.

Melihat dari bahan yang digunakan, tentunya itu bukan bahan baku pembuatan merica yang tidak sesuai standar kesehatan.

“Untuk menindaklanjuti kasus ini, maka kamu akan mengamankan pelaku terlebih dahulu,”ujar Eko.

Pelaku berinisial S harus bertanggung jawab atas perbuatannya, dan kini dia harus menagnggung hukuman dengan terjerat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

“Pasal 8 huruf g UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun,” imbuh Eko seperti yang Berita Benar kutip dari liputan6.