Published On: Mon, Feb 20th, 2017

Wisata Bukit Seliung Belum Digarap Maksimal

BERITABENAR.COM-Pesona Bukit Seliung, Kecamatan Sungai Pinyuh banyak menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara. Terutama ketika Tahun Baru Imlek dan perayaan Capgome. Namun, Pemkab Mempawah belum terpikat untuk mengelola kawasan tersebut agar memberikan pemasukan bagi daerah.

Salah satu penggagas Kelompok Masyarakat Sadar Wisata, Edy Sugito menjelaskan, wisata Bukit Seliung jika digarap dan dimanajemen secara benar oleh Pemkab, maka diyakini akan menambah satu lagi objek wisata di Kabupaten Mempawah.

“Dengan potensi wisata alam sekaligus pariwisata kebudayaan yang ada di Bukit Seliung, saya meyakini potensi wisata itu jika digarap dengan baik, maka menambah satu lagi pusat wisata di Kabupaten Mempawah,” ujarnya, Minggu (19/2).

Salah satu kebanggaan Kecamatan Sungai Pinyuh saat ini, karena menjadi icon budaya Capgome. Apalagi jika terus diperbaiki, maka dari tahun ke tahun perayaan Capgome semakin meriah. “Saya apresiasi pemerintah daerah dalam hal ini mendukung terjaganya kebudayaan yang ada. Semoga tetap bertahan dari masa ke masa,” tutur Edi.

Bukit Seliung merupakan aset dan potensi daerah, makanya dia berharap, Pemkab Mempawah menganggarkan dana bagi kawasan tersebut. “Kalau kita lihat pagi, siang, sore sangat indah pemandangannya. Itu merupakan aset milik kita, namun belum terkelola saja,” ungkapnya.

Terlepas dari potensi wisata, bukit tersebut juga menyimpan sejarah panjang jika ditelusuri secara mendalam, dimana peran serta etnis Tionghoa dalam membangun daerah pada masa dulu.

“Terlepas dari pariwisata, disitu juga ada nilai sejarah tentang Seliung, asal kata kota Sungai Pinyuh juga mempunyai sejarah, seperti Desa Nusapati pun dulunya bernama Sungai Cina yang kini telah berubah, semuanya punya cerita,” ungkap mantan anggota DPRD Mempawah itu.

Dikatakannya, even budaya akan meningkatkan perekonomian masyaraka Kabupaten Mempawah. Dia menconto hkan, Mempawah terkenal icon budayc Robo-robo, Sungai Pinyuh Capgome dan Anjongan icon budaya Naik Dango “Semua even tersebut secara bersamaar meningkatkan rezeki masyarakat yanj berdagang disana” tuturnya.

Terlebih jika Bukit Seliung menjad: objek wisata, maka masyarakat bis< membuka warung, rumah makan, pusa; souvenir dan lain sebagainya otomatis menekan angka pengangguran saat ini “Harapan saya pemerintah daerah dar pariwisata harus memberikan anggarar.

mengenai akses-akses pariwisata dar budaya, karena secara otomatis akar ada peningkatan perekonomian masyarakat dengan sendirinya,” pungkas tokoh Tionghoa Sungai Pinyuh itu.
Reporter: Ari Sandy Redaktur: Yuni KurnJyanto

caption:

Bukit Seliung di Kecamatan Sungai Pinyuh layak dijadikan objek wisata unggulan Kabupaten Mempawah. Jika kawasan tersebut dikelola secara maksimal, tentunya akan menambah pendapatan daerah dari sektor pariwisata. a