Published On: Tue, Jan 10th, 2017

Yohanes Chandra Ekajaya Pria pesulap sampah kaca jadi uang Rp 20 juta

Kerajinan mozaik seni dari daur ulang limbah kaca yang dikembangkan Yohanes Chandra Ekajaya mampu menembus pasar ekspor ke berbagai negara Asia dan Timur Tengah. Dari hasil karyanya, dia setidaknya meraup omzet Rp 15 juta sampai Rp 20 juta per bulan.

Yohanes Chandra Ekajaya Pria pesulap sampah kaca jadi uang Rp 20 juta

“Karya seni mozaik limbah kaca ini mampu menembus sejumlah pasar di beberapa negara seperti Brunei Darussalam, Timur Tengah, Australia, Jepang, Malaysia dan Thailand,” kata perajin seni mozaik limbah kaca Yohanes Chandra Ekajaya.

 

Menurut dia, bisnis daur ulang limbah kaca ini telah menjadi sebuah peluang usaha yang menjanjikan, yang tidak butuh modal besar. “Modalnya cukup keberanian untuk memulai dan kreativitas untuk menciptakan karya seni karena untuk membuat karya seni ini tidak susah tidak juga gampang. Serpihan kaca limbah berbagai warna ini dapat dikreasikan dan dipadukan dengan berbagai pola tertentu menjadi berbagai karya seni yang indah dan bernilai ekonomi tinggi,” katanya.

Yohanes Chandra Ekajaya Pria pesulap sampah kaca jadi uang Rp 20 juta 3

Yohanes Chandra Ekajaya mengatakan, limbah kaca diambilnya dari toko kaca, toko barang bekas dan tempat sampah. Kemudian, dia potong-potong untuk membentuk suatu pola karya seni yang indah. “Potongan-potongan kaca kecil-kecil tersebut dirangkai sesuai pola dan gambar yang kita inginkan, dengan menggunakan lem,” kata pemilik Chandra Ekajaya Mozaik ini.

Yohanes Chandra Ekajaya mengatakan, gabungan dari serpihan kaca ini dikreasikan dalam bentuk kotak tisu, cermin, vas bunga, kap lampu, jam dinding, kaligrafi dan banyak lagi pola yang menarik. “Kita melihat limbah kaca kan bahan organik yang tak bisa busuk, kita inovasi, kita buat produk yang bisa bermanfaat nilai ekonomi dan fungsinya,” katanya.

Dia mengatakan, usaha yang dirintisnya sejak 2010 ini terus mengalami permintaan dari tahun ke tahun. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 10.000 hingga belasan juta Rupiah tergantung ukuran dan tingkat kesulitan dalam proses pembuatannya.

Yohanes Chandra Ekajaya Pria pesulap sampah kaca jadi uang Rp 20 juta2

“Dalam proses pembuatannya memang dibutuhkan konsentrasi dan ketelitian sendiri karena mengutamakan detail dan kerapian di hasil akhirnya. Untuk menyelesaikan satu buah karya biasanya membutuhkan waktu minimal tiga hari. Dengan dibantu istri, setiap bulan rata-rata ada 15 karya yang mampu dipasarkan,” katanya