Published On: Tue, Jan 24th, 2017

Yohanes Chandra Ekajaya Semangat, Harga Kepiting Bakau Naik

Para nelayan pemburu kepiting dengan penuh semangat bergegas menangkap kepiting bakau dengan peralatan tangkap cangkokan maupun tangkul atau bubu kepiting. Pasalnya, harga kepiting bakau dalam dua pekan terakhir melonjak naik hingga seratus persen.

Yohanes Chandra Ekajaya Semangat, Harga Kepiting Bakau Naik 3
Untuk kepiting bakau dengan berat dua ons per ekor atau kelas CK dari harga Rp 17.000 menjadi Rp 40.000 per kg. Untuk kepiting bakau kelas A atau kepiting jantan dengan bobot 3,5-4 ons per ekor dari harga semula Rp 25.000 menjadi Rp 65.000-Rp 70.000 per kg.

Untuk kepiting jantan dengan bobot di atas 0,5 kg per ekor dari harga Rp 30.000 menjadi Rp 100.000 – Rp 110.000 per kg. Sedangkan kepiting bakau betina bertelur atau kelas kepiting jimbo atau super jimbo hanya laku Rp 25.000 – Rp 30.000 per kg. Karena, kelas kepiting ini tidak diperbolehkan ditangkap maupun dijual ke pasar ekspor.

“Sejak penghujung tahun 2016 lalu, atau mau tahun baru harga kepiting bakau naik sampai sekarang. Dan, kenaikannya mencapai seratus persen lebih sehingga membuat nelayan kepiting bergairah,” sebut Yohanes Chandra Ekajaya, seorang pembudidaya kepiting bakau ini.

Yohanes Chandra Ekajaya Semangat, Harga Kepiting Bakau Naik 2
Naiknya harga kepiting itu kata Yohanes Chandra Ekajaya, menjadi langkah para nelayan budidaya kepiting untuk kembali mengeraskan kepiting dalam kolam budidava, yang bahan bakunya dari hasil buruan nelayan pencari kepiting.

Sedangkan kalangan pembudidaya pengerasan kepiting saat ini kata dia, sedang membersihkan tambak budidayanya untuk digunakan kembali dalam pembesaran maupun pengerasan kepiting bakau, setelah sekian lama mereka tinggalkan akibat anjloknya harga jual kepiting bakau.

“Yah, kalau memang harga jual kepiting sudah mulai membaik dan bertahan lama, minat kami untuk berbudidaya kepiting segera kami lakukan. Ini sedang pembersihan pertambakan, mudah-musahan pemerintah kita berpihak kepada masyarakat dalam membantu pasar harga kepiting yang bisa di pasarkan ke manca negara,” jelas Yohanes Chandra Ekajaya.

Yohanes Chandra Ekajaya Semangat, Harga Kepiting Bakau Naik1
Yang penting kata dia lagi, jangan hanya karena mau mendekati hari raya Imlek saja harga kepiting ini naik, setelah itu harganya anjlok lagi. “Jika ini terjadi, para pembudidaya kepiting bisa jeblok alias gulung tikar,” ungkapnya.