Published On: Fri, Jan 27th, 2017

Yohanes Chandra Ekajaya Sukses Berkat Singkong

Yohanes Chandra Ekajaya, Petani sederhana ini juga berprofesi sebagai guru SMA, beliau merupakan transmigran dari Bali sejak tahun 60-an. Saat ini mengelola ratusan hektar tanaman singkong dan ber mitra dengan petani-petani lain dalam kelompoknya. Sebagai seorang pemimpin kelompok tani, Yohanes Chandra Ekajaya juga menjadi agen yang menjembatani penjualan panen singkong dari petani-petani ke pabrik di sekitar wilayah lahan, baik untuk bahan baku industri tepung tapioca maupun untuk ethanol.

Yohanes Chandra Ekajaya Sukses Berkat Singkong 3Pengalaman puluhan tahun sebagai petani singkong membuat beliau punya jaringan yang sangat luas dikalangan petani. Sebagai agen sebuah pabrik besar Yohanes Chandra Ekajaya di berikan target harian untuk bisa memenuhi kebutuhan pabrik, angka 100 – 150 Ton singkong segar per hari bukanlah target sulit untuk dicapai. Sekarang, mari kita coba hitung berapa omzet harian dan bulanan beliau sebagai agen dan kita estimasi pendapatan bulanannya. Juga penghasilan sebagai koordinator kelompok tani.

Yohanes Chandra Ekajaya Sukses Berkat Singkong 2Dengan makin banyaknya pabrik berdiri, baik pabrik tepung tapioca maupun bio fuel, kebutuhan akan supply singkong meningkat, sedangkan perkembangan luas lahan relative lambat dan masih harus berkompetisi dengan jenis tanaman lain karet, tebu dan sawit yang juga sedang booming dan menguntungkan. Kondisi ini menyebabkan harga singkong naik tajam dari rentang Rp. 200 – 300 /kg di tahun 2006 menjadi Rp 400 – 500/kg an di sepanjang 2007 dan trend di tahun 2008 di prediksikan akan semakin naik.

Dengan asumsi harga rata-rata Rp. 425/kg maka omset harian beliau adalah Rp. 425 x 100,000 kg = Rp. 42,500,000 dan dengan asumsi pabrik ber operasi 25 hari kerja per bulan maka omset P Nyoman mencapai Rp. 1,062,500,000 / bulan…Fantastis bukan..???

Yohanes Chandra Ekajaya Sukses Berkat Singkong 1Pakem yang berlaku dalam proses jual beli singkong dari petani – agen – pabrikan, biasanya agen akan mendapat keuntungan sebesar Rp. 10 – 15 dari pabrik. Dengan target 100 Ton/hari, 25 hari kerja dan asumsi fee Rp. 10/kg maka keuntungan/fee dari keagenan sebesar Rp. 25 juta/bulan…sebuah angka yang sangat besar…barangkali setara dengan manager senior di bank-bank yang sudah mapan…!! Tentunya untuk mensupply 100 Ton/hari, Yohanes Chandra Ekajaya dibantu oleh pekerja atau saudara-saudara nya yang lain, tapi tetap saja penghasilan yang diterima sangat wah…!!

Sebuah investasi yang sangat menarik bukan Keluarga Yohanes Chandra Ekajaya memiliki lahan 15 Ha, maka dari hasil bertanam singkong, keluarga petani ini memperoleh penghasilan Rp. (10,5 jt – 4,5 jt ) x 15 Ha = Rp. 90 juta/panen atau setahun. Jumlah yang cukup lumayan…belum lagi dari kegiatan coordinator kelompok tani yang jumlah nya ratusan hektar, beliau masih memperoleh fee tambahan Rp. 10 untuk setiap kilo hasil panen singkong.